Segini Harga 10 Mobil Terlaris di Indonesia
Jakarta – Pasar otomotif Indonesia terus didominasi model-model keluarga, hatchback, dan SUV terlaris yang banyak diburu konsumen. Berdasarkan data penjualan terbaru, berikut daftar 10 mobil terlaris di Indonesia dan perkiraan harga OTR (On The Road) di awal 2026:
1. Toyota Avanza
Mobil MPV keluarga ini masih menjadi favorit di Indonesia.
💰 Harga: sekitar Rp 243,7 – 281,6 juta (OTR)
2. Toyota Kijang Innova
MPV andalan segmen atas yang laris karena kenyamanan dan daya angkut.
💰 Harga: sekitar Rp 417,8 – 438,7 juta (OTR)
3. Daihatsu Sigra
Pilihan ekonomis keluarga yang hemat bahan bakar.
💰 Harga: sekitar Rp 141,5 – 187,1 juta (OTR)
4. Honda Brio
Hatchback favorit di kota, laris di segmen mobil kecil.
💰 Harga: sekitar Rp 170,4 – 274,1 juta (OTR)
5. Toyota Calya
MPV LCGC yang ideal untuk keluarga muda.
💰 Harga: sekitar Rp 170,2 – 193,2 juta (OTR)
6. Daihatsu Gran Max
Laku keras di segmen niaga ringan dan usaha kecil.
💰 Harga: diperkirakan sekitar Rp 200 juta-an (harga bervariasi menurut tipe)
7. Mitsubishi Xpander
MPV stylish yang banyak dipilih keluarga modern.
💰 Harga: sekitar Rp 270,1 – 342,8 juta (OTR)
8. Toyota Rush
SUV kompak yang populer di perkotaan dan luar kota.
💰 Harga: sekitar Rp 289,4 – 315,6 juta (OTR)
9. Daihatsu Terios
SUV serbaguna dengan tampilan tangguh.
💰 Harga: sekitar Rp 245,5 – 314,3 juta (OTR)
10. Suzuki XL7
SUV crossover yang hadir dengan kenyamanan keluarga.
💰 Harga: sekitar Rp 240 – 280 juta-an (perkiraan pasar)
Trend Pasar Mobil Terlaris Indonesia
Data penjualan menunjukkan dominasi model keluarga seperti Toyota Avanza dan Kijang Innova pada daftar model terlaris, diikuti hatchback dan low-cost mobil seperti Honda Brio dan Daihatsu Sigra yang laris di segmen perkotaan karena harga yang relatif terjangkau. Varian niaga ringan dan SUV juga masuk daftar, mencerminkan kebutuhan pasar yang beragam.
Tips Sebelum Beli Mobil
🔹 Sesuaikan kebutuhan (untuk keluarga, harian, atau usaha)
🔹 Bandingkan harga OTR di kota Anda (karena bisa berbeda antar daerah)
🔹 Perhitungkan biaya operasional seperti pajak, asuransi, dan servis
