Motor Listrik MBG Kok Mirip Buatan China?
Viralnya motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu banyak pertanyaan di publik. Salah satu yang paling ramai dibahas adalah desainnya yang dianggap “mirip motor China”. Lalu, benarkah demikian?
Viral di Media Sosial, Desain Jadi Sorotan
Motor listrik berlogo MBG ramai diperbincangkan setelah video deretan unit dalam jumlah besar beredar di media sosial. Motor tersebut terlihat bergaya trail, dengan desain yang sekilas menyerupai motor listrik asal China.
Dari penelusuran, motor yang digunakan diduga merupakan model Emmo JVX GT, sebuah motor listrik bergaya adventure dengan tampilan agresif dan modern.
Bukan Produk China, Tapi…
Meski desainnya disebut mirip motor China, faktanya motor ini tidak secara langsung berasal dari brand otomotif besar China seperti BYD atau Wuling Motors.
Motor listrik MBG diketahui disediakan oleh perusahaan dalam negeri, yakni PT Yasa Artha Trimanunggal, yang bergerak di bidang pengadaan dan logistik.
Namun, kemiripan desain bukan hal yang aneh di industri kendaraan listrik. Banyak produsen—termasuk di Indonesia—mengadopsi platform, komponen, atau bahkan desain dari pabrikan global (terutama China) karena lebih efisien dari sisi biaya produksi.
Kenapa Terlihat “China Banget”?
Ada beberapa alasan kenapa motor listrik MBG terlihat seperti buatan China:
- Desain global seragam
Banyak motor listrik saat ini menggunakan desain futuristik yang mirip, terutama gaya trail listrik yang populer di pasar China. - Rantai pasok komponen
Industri motor listrik sangat bergantung pada komponen seperti baterai dan motor listrik yang banyak diproduksi di China. - Strategi efisiensi biaya
Menggunakan basis desain yang sudah ada jauh lebih murah dibanding mengembangkan dari nol.
Spesifikasi Jadi Perdebatan
Selain desain, spesifikasi motor ini juga menuai kritik. Emmo JVX GT misalnya, memiliki:
- Jarak tempuh sekitar 70 km
- Kecepatan maksimal sekitar 80 km/jam
Angka tersebut dianggap kurang kompetitif dibanding motor listrik lain di kelas harga serupa.
Digunakan untuk Operasional MBG
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memang mengadakan ribuan motor listrik untuk mendukung operasional program MBG, khususnya bagi petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Jumlahnya mencapai puluhan ribu unit, meski angka pastinya masih diklarifikasi dalam beberapa laporan.
Kesimpulan
Motor listrik MBG terlihat mirip buatan China bukan berarti sepenuhnya berasal dari sana. Kemiripan ini lebih disebabkan oleh tren desain global dan penggunaan komponen yang umum di industri kendaraan listrik.
Yang jadi sorotan utama bukan hanya asal-usul desain, tapi juga apakah motor tersebut benar-benar efektif dan efisien untuk mendukung program sebesar MBG.
