Mobil Listrik Hyundai Staria Daya Jangkaunya hingga 400 Km

Spread the love
Rate this post

Jakarta – Hyundai Staria, MPV yang diluncurkan sejak 2021 dengan mesin diesel, kini sepenuhnya akan beralih ke tenaga listrik. Hal tersebut menjadikan Staria sebagai mobil listrik terbesar dari jenama otomotif asal Korea Selatan tersebut.

Staria yang sepenuhnya listrik pertama kali dipamerkan dalam ajang otomotif Brussels, Jumat (9/1/2025) yang nantinya akan hadir untuk pasar Eropa.

Disitat dari laman Autocar, mobil ini memiliki dimensi panjang 5.255 mm dan tinggi 1.990 mm, dengan jarak sumbu roda 2375 mm. Dengan dimensi yang cukup besar tersebut. Staria listrik menawarkan pilihan tujuh atau sembilan tempat duduk dan menjadikannya mobil listrik terbesar Hyundai hingga saat ini.

Hyundai juga menyebut model Staria menyasar untuk keluarga besar, armada layanan antar-jemput, dan orang-orang dengan gaya hidup aktif.

Staria listrik tersebut menawarkan versi Luxury standar dan varian Wagon empat baris di Eropa pada paruh pertama tahun ini. Namun, belum dipastikan hal serupa juga berlaku di Inggris.

Beralih ke daya jangkau, Staria listrik dilengkapi dengan baterai lithium ion 84kWh, yang diperkirakan mampu menempuh jarak hingga 400 km dan menggerakkan motor 216 bhp pada poros depan.

Jenama berlogo ‘H’ miring tersebut mengklaim Staria yang sepenuhnya listrik memiliki kecepatan maksimal 183 km/jam.

Berbeda dengan mobil listrik pada umumnya yang berbasis mesin oembakaran internal (ICE), Staria listrik ini memiliki perangkat keras 800V (seperti mobil listrik khusus terbaru Hyundai).

Hal tersebut menjadikan Staria listrik ini dapat diisi daya dari 10 hingga 80 persen hanya dalam 20 menit pengisian.

Ini menunjukkan bahwa mobil ini dapat mempertahankan kecepatan pengisian daya rata-rata 180kW.

 

Target Produksi Staria Listrik

Staria listrik hadir dengan pintu geser ganda dan bilah lampu depan yang melingkar serta jendela samping besar.

Tak kalah dengan bagian lain, interior mobil ini hadir dengan lantai datar dan langit-langit yang tinggi. Dasbornya tampak familiar dengan model Hyundai lain, yang dilengkapi layar 12,3 inci dan fungsi kontrol fisik utama.

Kursi penumpangnya pun terbilang cukup luas dengan seat tengahnya yang hadir dengan sandaran kaki.

Dengan kehadiran Staria yang sepenuhnya listrik, Hyundai menargetkan produksi massal model tersebut yang dimulai pada pertengahan 2026, dengan fokus utama di pasar Eropa.

Selain itu, perusahaan juga berencana memasarkan kendaraan ini di Australia dan Thailand.

Dengan target penjualan antara 15.000 hingga 20.000 unit per tahun, jemana otomotif asal Korea Selatan tersehut optimistis Staria EV dapat bersaing dengan model lain seperti Volkswagen ID. Buzz dan Mercedes-Benz eVito. ​​

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *