Bisa Bahaya! Pakai Ban yang Salah untuk EV Ternyata Berisiko

Spread the love
Rate this post

Apa Sih Bedanya Ban Mobil Bensin, Hybrid, dan EV? Ini Kata Bridgestone

Perkembangan kendaraan listrik dan hybrid memunculkan pertanyaan baru di kalangan konsumen: apakah ban mobil bensin, hybrid, dan electric vehicle (EV) itu berbeda? Produsen ban global seperti Bridgestone menjelaskan bahwa meski sekilas tampak sama, kebutuhan ketiga jenis kendaraan tersebut memiliki karakteristik berbeda.

Perbedaan tersebut terutama terletak pada bobot kendaraan, torsi, tingkat kebisingan, dan efisiensi energi.


Ban Mobil Bensin: Fokus Daya Tahan dan Kenyamanan

Mobil bermesin bensin umumnya memiliki bobot lebih ringan dibanding EV. Ban untuk kendaraan ini dirancang dengan fokus pada:

  • Daya cengkeram optimal

  • Kenyamanan berkendara

  • Efisiensi bahan bakar

  • Umur pakai yang seimbang

Karakter torsi mesin bensin juga lebih bertahap, sehingga tekanan instan pada ban tidak sebesar kendaraan listrik.


Ban Mobil Hybrid: Perpaduan Efisiensi dan Reduksi Hambatan Guli

Kendaraan hybrid menggabungkan mesin bensin dan motor listrik. Artinya, ban perlu mendukung efisiensi energi sekaligus tetap nyaman.

Menurut Bridgestone, ban untuk mobil hybrid biasanya memiliki:

  • Hambatan gulir rendah (low rolling resistance)

  • Desain yang membantu efisiensi bahan bakar dan daya baterai

  • Struktur yang tetap nyaman untuk perjalanan harian

Ban jenis ini menjadi jembatan antara kebutuhan mobil konvensional dan EV.


Ban Mobil Listrik (EV): Tahan Torsi Besar dan Minim Bising

https://media.wired.com/photos/5bbd20070abf932caf294b78/master/w_1600%2Cc_limit/AV_ev_Diagram.jpg

Mobil listrik memiliki karakter unik. Bobotnya lebih berat karena baterai, dan torsinya instan sejak pedal ditekan. Inilah yang membuat ban EV memiliki spesifikasi berbeda.

Ciri khas ban EV antara lain:

  • Struktur lebih kuat untuk menopang bobot baterai

  • Tahan terhadap torsi instan yang besar

  • Hambatan gulir sangat rendah untuk menjaga jarak tempuh

  • Teknologi peredam suara karena mobil listrik lebih senyap

Tanpa mesin yang berisik, suara gesekan ban menjadi lebih terdengar, sehingga aspek kebisingan menjadi perhatian penting.


Kenapa Tidak Bisa Asal Pakai Ban?

Meski secara fisik bisa dipasang, penggunaan ban yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan dapat memengaruhi:

  • Efisiensi energi atau konsumsi BBM

  • Jarak tempuh EV

  • Umur pakai ban

  • Kenyamanan dan tingkat kebisingan

Bridgestone menekankan pentingnya memilih ban sesuai rekomendasi pabrikan kendaraan agar performa tetap optimal dan aman.


Kesimpulan

Perbedaan utama ban mobil bensin, hybrid, dan EV terletak pada kebutuhan teknis kendaraan—mulai dari bobot, torsi, hingga efisiensi dan kebisingan. Dengan berkembangnya kendaraan listrik, inovasi pada industri ban pun ikut bergerak menyesuaikan kebutuhan zaman.

Jika konsumen ragu, berkonsultasi dengan dealer resmi atau produsen ban menjadi langkah tepat sebelum mengganti ban kendaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *