
Jakarta, Indonesia – Honda resmi meluncurkan motor listrik terbaru bernama UC3, yang dihadirkan sebagai bagian dari strategi perluasan produk kendaraan listrik untuk mobilitas perkotaan di Asia Tenggara. Model ini diperkenalkan di pasar Thailand dan Vietnam pada awal Januari 2026 dan menarik perhatian publik dengan sejumlah fitur unggulan. Termasuk tiga mode berkendara yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pengendara.
Motor listrik Honda UC3 dikembangkan dengan konsep “Intelligent Urban Life Partner” atau pembantu cerdas dalam kehidupan urban. Dirancang khusus untuk kegiatan komuter harian di kota besar. Honda menempatkan UC3 di segmen setara 110cc pada standar motor berbahan bakar bensin, sehingga performanya tetap kompetitif untuk pengguna urban modern.
🔌 Fitur Utama Honda UC3
-
Tiga Mode Berkendara:
UC3 dilengkapi dengan tiga mode berkendara yakni Standard (biasa), Sport (lebih responsif) dan Econ (hemat energi). Ketiga mode ini memungkinkan pengendara menyesuaikan performa motor dengan kondisi jalan atau preferensi berkendara mereka. -
Reverse Mode:
Sebagai fitur tambahan, UC3 juga hadir dengan reverse mode yang memudahkan pengendara saat melakukan manuver di area parkir atau ruang sempit — hal yang jarang ditemukan pada motor listrik lain di kelasnya. -
Baterai LFP & Jarak Tempuh:
Motor ini menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dipasang secara tetap (fixed battery), memberikan kekuatan dan umur pakai lebih stabil. Honda mengklaim UC3 mampu menempuh jarak hingga sekitar 120–122 km per pengisian penuh, tergantung mode berkendara. -
Performa & Desain:
Motor ini ditenagai oleh motor listrik dengan output sekitar 6.0 kW (sekitar 8 horsepower) yang ditanam di roda belakang. Meski masuk kategori commuter, UC3 tetap memiliki performa yang seimbang dan nyaman untuk penggunaan harian. Desainnya pun modern dengan garis tubuh halus dan tampilan futuristik khas kendaraan listrik terbaru Honda.
📍 Pasar dan Peluncuran
Honda UC3 telah mulai dipasarkan di Thailand dan Vietnam pada musim semi 2026. Dengan strategi ekspansi ke pasar lain termasuk Indonesia dijadwalkan dalam beberapa bulan mendatang. Di pasar Thailand, UC3 dibanderol sekitar 132.600 Baht (sekitar Rp110 jutaan). Pemerintah dan jaringan dealer Honda di masing-masing negara juga tengah memperkuat infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Termasuk perluasan titik pengisian baterai cepat dan jaringan layanan after-sales.
Peluncuran UC3 merupakan langkah strategis Honda dalam menghadapi persaingan motor listrik yang semakin sengit. Sekaligus menjawab permintaan konsumen akan kendaraan ramah lingkungan yang praktis, bertenaga, dan efisien untuk aktivitas sehari-hari di kawasan perkotaan.
Dengan berbagai fitur canggih dan fleksibilitas mode berkendara, Honda UC3 diprediksi akan menjadi salah satu pemain kuat di segmen motor listrik commuter, terutama bagi pengendara yang menginginkan kendaraan listrik fungsional dengan performa dinamis dan biaya operasional rendah.